Selasa, 23 Juli 2013

Ia membuatku melupakan masa lalu, mengacuhkan masa depan dan mengajarkanku menikmati hidup untuk hari ini.

Sabtu, 20 Juli 2013

Future Wishes

Setelah lulus SMA dengan nilai memuaskan, aku akan diterima di Perguruan Tinggi yang kuinginkan. Disana aku akan meraih banyak prestasi membanggakan, menjadi mahasiswi teladan dan membuat semua orang disekitarku bangga.
Setelah menjalani beberapa semester aku akan mendapatkan beasiswa penuh dari sebuah lembaga.
Aku akan lulus dalam waktu 4 tahun atau kurang dan menjadi lulusan terbaik.
Banyak perusahaan menginginkanku, namun aku memilih untuk mengambil beasiswa dan meneruskan studi S2 di luar negeri. Sepulangnya ke Indonesia dengan gelar master, aku memilih untuk bekerja disebuah perusahaan multinasional ternama. Dalam beberapa tahun aku bisa membeli apartemen dan mobil, juga bisa membiayai kuliah adikku dan membahagiakan kedua orangtuaku. Ah, dan aku juga akan membuka usaha bersama keluargaku.
Lalu pada suatu hari, Tuhan mempertemukanku dengan seorang pria. Ia adalah laki-laki yang bertanggung jawab, cerdas namun rendah hati, segala hal dilakukannya dengan tulus dan jujur. Ia sangat mencintai agamanya. Ia mencintai keluarganya. Dan ia mencintaiku apa adanya.
Setelah saling mengenal satu sama lain, ia melamarku dan dengan senang hati aku menerimanya.
Kami menikah dengan sederhana, penuh dengan hamburan doa-doa kebahagiaan dari keluarga dan kerabat. Aku akan sangat bahagia hari itu.
Kami dikaruniai 2 anak. Kami sangat bahagia dan bersyukur untuk semua yang Tuhan berikan pada kami. Anak-anakku tumbuh menjadi anak yang berbakti, mereka mencintai agama dan keluarganya.
Tuhan memberiku kesempatan untuk mengunjungi rumahNya di Mekkah berkali-kali, bahkan sesekali aku diizinkan mengajak keluarga besarku untuk pergi bersama. Subhanallah..
Aku menua dalam lindunganNya. Satu per satu prestasi anakku membuatku bangga. Setelah kedua anakku lulus perguruan tinggi, mapan dan menikah. Aku dan suamiku pindak ke sebuah kota di dekat laut. Kami menghabiskan masa tua bersama penuh ketenangan dan kekhusukan ibadah.
Dalam sebuah sujud terakhir sholat tahajud, aku menghembuskan nafas terakhirku dengan tenang. Allah menerimaku dalam surgaNya.
Disana aku kembali dipertemukan dengan keluargaku lagi dan disana aku menemukan kebahagiaan abadi.
Itu semua hanya rencanaku, tapi aku percaya Tuhan memiliki rencana yang lebih indah dan menakjubkan. Semoga Allah senantiasa merahmati orang-orang yang mau berusaha. Amiinn..


Ia membangunkanku dari mimpi buruk, melepaskanku dari jeratan labirin tak berujung, menyembuhkan semua lukaku, memberikanku hari-hari terindah dalam hidupku, lalu meninggalkanku dalam luka baru.